Oleh: Portal Indoensia Pintar Media
portalindonesiapintar.com – Pasar kripto global memulai pekan kerja dengan sentimen yang sangat negatif. Pada hari Senin, 17 November 2025, volatilitas tinggi mendominasi perdagangan, menyebabkan aksi jual (sell-off) masif yang mendorong Indeks Fear and Greed ke zona “Ketakutan Ekstrem” (Extreme Fear).
Artikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai kondisi crypto market hari ini 17 November 2025, mengupas faktor-faktor makroekonomi yang menekan harga Bitcoin (BTC) di bawah level psikologis $100.000, serta pergerakan altcoin utama.
1. Bitcoin Gagal Bertahan: Koreksi di Bawah Level Kritis
Bitcoin (BTC), sebagai motor penggerak utama pasar, mengalami kerugian signifikan setelah gagal mempertahankan level support kunci di akhir pekan. Oleh karena itu, momentum bearish berlanjut kuat pada jam perdagangan Asia hari ini.
| Metrik Kunci BTC | Data Aktual (Perkiraan) |
| Harga Perkiraan | $94.000 – $95.000 |
| Perubahan 24 Jam | Terkoreksi hingga -1.29% |
| Kapitalisasi Pasar Global | Kontraksi signifikan setelah likuidasi besar |
Perlu diketahui, penurunan di bawah $99.000 dan $96.000 memicu likuidasi besar-besaran kontrak berjangka (futures), menghilangkan leverage investor dan menambah tekanan jual. Analis teknikal memperingatkan bahwa level support berikutnya yang krusial berada di kisaran $92.000 dan $88.000. Dengan demikian, kegagalan menahan level ini dapat memicu penurunan lebih dalam menuju level support makro.
2. Altcoin Mengikuti, Tetapi Ada Anomali
Mayoritas altcoin utama seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP tidak luput dari dampak penurunan BTC. Selain itu, ETH mencatat koreksi yang lebih dalam, diperkirakan mencapai sekitar 3.96% dan diperdagangkan di sekitar $3.100, menunjukkan beta yang lebih tinggi terhadap pergerakan BTC.
Namun, di tengah kekacauan ini, beberapa altcoin berkapitalisasi kecil menunjukkan anomali yang signifikan. Salah satunya adalah token RESOLV, yang melonjak lebih dari 55% dalam 24 jam terakhir. Fenomena ini sering terjadi ketika likuiditas keluar dari aset besar dan mengalir ke aset berkapitalisasi kecil yang didorong oleh hype proyek spesifik atau manuver whale jangka pendek.
3. Faktor Makroekonomi sebagai Biang Keladi
Koreksi tajam yang dialami crypto market hari ini 17 November 2025 tidak lepas dari tekanan makroekonomi global:
- Suku Bunga The Fed: Ketidakpastian mengenai kebijakan suku bunga The Fed AS tetap menjadi bayang-bayang terbesar. Spekulasi mengenai skenario higher-for-longer (suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama) mendorong investor untuk beralih ke aset yang lebih aman (risk-off), meninggalkan aset berisiko seperti kripto.
- Aksi Jual Jangka Panjang: Data on-chain dari penyedia terkemuka menunjukkan bahwa Long-Term Holders (pemegang BTC jangka panjang) mulai meningkatkan distribusi koin mereka. Meskipun demikan, ini dapat dilihat sebagai indikasi bahwa investor veteran mulai mengunci keuntungan, yang secara alami menambah tekanan jual di pasar.
- Volume Likuidasi: Volume perdagangan di exchange meningkat tajam, mencapai $510 Juta dalam 24 jam terakhir, didorong oleh likuidasi posisi long (beli) yang terlalu leverage.
4. Kesimpulan dan Imbauan Investor
Sebagai kesimpulan, crypto market hari ini 17 November 2025 berada dalam kondisi yang sangat rapuh. Investor diimbau untuk menjaga kewaspadaan dan menghindari keputusan yang didorong oleh kepanikan (FOMO/FUD).
Peringatan Penting: Volatilitas pasar kripto sangat tinggi. Selalu gunakan riset independen (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan nasihat finansial.
Baca Juga: Bitcoin Terjun Bebas ke Bawah $91.000! Crypto Market 18 November 2025
Untuk berita seputar Nilai tukar Rupiah, Cryptocurrency dan Info lainnya kunjungi Berita Ekonomi
