Oleh: Portal Indonesia Pintar Media
| Aset Kunci | Harga Terkini (USD) | Perubahan 24 Jam | Kondisi Pasar |
| Bitcoin (BTC) | $91.337 | Turun 0,7% | Tekanan Jual Kuat |
| Ethereum (ETH) | $3.045 | Turun 2,02% | Masuk Zona Akumulasi |
| Indeks Fear & Greed | 15 (Extreme Fear) | Lanjut Menurun | Kepanikan Investor |
Analisis Teknis dan Fundamental Pasar
portalindonesiapintar.com – Pasar kripto global kembali diselimuti awan merah pada perdagangan hari ini, Kamis, 20 November 2025. Total kapitalisasi pasar tercatat melemah, didorong oleh tekanan jual signifikan pada Bitcoin (BTC) dan Altcoin utama. Data terbaru menunjukkan bahwa sentimen investor kini berada pada level yang sangat mengkhawatirkan, dengan Indeks Fear & Greed terperosok ke angka 15—kategori “Extreme Fear”.
Kinerja Bitcoin: Gagal Bertahan di Level Psikologis
Bitcoin, sebagai lokomotif pasar, berjuang keras untuk mempertahankan level dukungan di tengah gempuran likuidasi. Setelah sempat anjlok di bawah $89.000 pada awal pekan, crypto market hari ini 20 November 2025 melihat BTC diperdagangkan di sekitar $91.337.
Adapun koreksi harga ini tidak terjadi tanpa alasan. Korelasi negatif jangka pendek yang terus menghantui dan tekanan teknis memuncak ketika data arus keluar dari Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin Spot di Amerika Serikat mencatat angka signifikan. Faktanya, arus keluar besar-besaran ini menunjukkan adanya penurunan minat institusional dalam jangka waktu yang sangat singkat, yang secara langsung menekan harga BTC di bawah batas psikologis $100.000.
Selanjutnya, Kepala Riset K33, Vetle Lunde, mencatat lonjakan volume Open Interest pada kontrak perpetual futures. Fenomena ini mengindikasikan bahwa banyak trader ritel justru agresif mengambil posisi beli (long) meskipun harga terus merosot, sebuah perilaku yang meningkatkan risiko forced liquidation (likuidasi paksa) jika koreksi berlanjut.
Ethereum (ETH) Masuk Zona Peluang
Tidak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami pelemahan, diperdagangkan di sekitar $3.045, turun lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, data metrik on-chain memberikan sedikit harapan di tengah kepanikan.
Analisis rasio MVRV (Market Value to Realized Value) menunjukkan bahwa ETH kini berada di zona -13%. Dengan demikian, Ethereum secara historis telah memasuki “zona peluang” antara -12% hingga -22%. Rentang ini seringkali menjadi titik di mana tekanan jual mulai mereda dan investor cerdas mulai mengakumulasi aset, mengantisipasi pembalikan arah harga (rebound).
Otoritas: Sentimen Global Memicu Pelemahan
Pelemahan yang terjadi pada crypto market hari ini 20 November 2025 tidak lepas dari sentimen makro ekonomi global yang negatif:
- Regulasi AS: Presiden AS dikabarkan mengajukan rencana tarif baru yang sangat tinggi, memicu kekhawatiran geopolitik yang menyentuh semua aset berisiko, termasuk kripto.
- Kekhawatiran The Fed: Pasar masih mencerna kebijakan bank sentral AS yang dinilai memicu risk-off di kalangan investor, membuat mereka menarik modal dari aset berisiko tinggi.
Vice President Indodax, Antony Kusuma, dalam pernyataannya, menekankan bahwa meskipun pergerakan harga saat ini dipengaruhi oleh faktor teknis dan sentimen global jangka pendek, fundamental aset digital dinilai tetap kuat. Ia mengimbau investor untuk mengambil keputusan secara tenang dan terukur di tengah situasi pasar yang tertekan.
Experience: Langkah Investor di Tengah Koreksi
Bagi para investor, volatilitas yang terjadi pada crypto market hari ini 20 November 2025 menjadi ujian psikologis. Sinyal bearish (penurunan) teknis masih dominan. Oleh karena itu, para ahli menyarankan investor untuk:
- Menggunakan level support teknis ($90.000 untuk BTC, dan $2.950-$2.880 untuk ETH) sebagai panduan untuk potensi titik pembalikan.
- Mengelola risiko dengan tidak menggunakan leverage berlebihan, mengingat tingginya Open Interest dapat memicu likuidasi besar-besaran.
Pasar kripto terbukti sedang berada di persimpangan jalan, di mana tekanan jual dan peluang akumulasi berjalan beriringan.
Baca Juga: Bitcoin Anjlok ke $87K, Crypto Market 21 November 2025
Untuk berita seputar Nilai tukar Rupiah, Cryptocurrency dan Info lainnya kunjungi Berita Ekonomi
